Sabtu, 10 Januari 2009

Yang Huiyan, 27 Tahun Jadi Wanita Terkaya Asia


JAKARTA, RABU - Jika mengamati perekonomian China dalam beberapa tahun terakhir, kita semua pasti berdecak kagum. Maklum, ekonomi China tumbuh dengan sangat subur. Pada tahun 2002, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) China baru mencapai 4,4 persen. Namun, pada kuartal kedua tahun ini, pertumbuhan PDB China sudah melesat 10,1 persen. Itu pun sudah sedikit melambat karena terseret perlambatan ekonomi global.

Fenomena lain yang terjadi di Negeri Panda itu adalah perpindahan penduduk ke kota-kota besar. Akibat tingkat urbanisasi yang yang tumbuh cepat itu, permintaan rumah di perkotaan juga ikut melonjak. Tak hanya itu, kemajuan ekonomi juga membuat banyak perusahaan baru tumbuh di China. Banyak investor asing pun masuk ke China dan menanamkan modalnya di sana. Seiring dengan modernisasi yang pesat, gedung-gedung yang sudah uzur pun tergusur dan gedunggedung baru bermunculan.

Singkatnya, sektor properti China pun tumbuh pesat. Dalam kondisi ini, tak perlu heran jika para orang kaya baru di China berlomba membiakkan kekayaannya dalam bentuk properti.

Akibatnya, dalam delapan tahun terakhir, harga properti China telah naik lima kali lipat. Pemerintah China memang berupaya menekan tingginya harga properti dengan mengeluarkan banyak aturan. Namun, usaha itu tak cukup mampu meredam lonjakan harga properti.

Nah, para pengusaha properti tentu menangguk rezeki melimpah dari kondisi ini. Karenanya, wajar saja jika orang terkaya di China saat ini merupakan pebisnis properti. Yang Huiyan, namanya. Wanita muda yang baru berusia 27 tahun ini memiliki kekayaan mencapai 7,4 miliar dollar AS. Majalah Forbes menobatkan Huiyan sebagai orang terkaya ke-125 di seluruh dunia pada tahun ini.

Forbes juga menobatkan Huiyan sebagai wanita terkaya di seluruh China. la menggusur posisi Hui Wing Mau yang mengantongi kekayaan bersih 7,3 miliar dollar AS. Asal tahu saja, orang terkaya kedua di China ini juga memiliki bisnis utama di bidang properti. Sedangkan posisi ketiga diduduki Guo Guangchang, seorang konglomerat yang menggeluti bisnis real estat, ritel, dan manufaktur, dengan kekayaan bersih 4,85 miliar dollar AS. Selain itu, Huiyan pun menjadi wanita terkaya di Asia.

Sedikit kilas balik, Huiyan lahir pada tahun 1981. Kisah kekayaannya hampir seperti cerita dongeng. Tak seperti orang tajir di China lainnya yang mencetak uang dari usahanya sendiri, Huiyan menjadi kaya raya lantaran menjadi pewaris kekayaan ayahnya.

Ayahnya memang telah menyiapkan Huiyan menjadi penerus bisnisnya. Untuk itu, ia menyekolahkan Huiyan hingga ke negeri George Bush, Amerika Serikat (AS). Di sana, Huiyan mengenyam pendidikan pemasaran dan logistik di Ohio State University. Setelah lulus dari universitas tersebut pada tahun 2005, Huiyan pun pulang kampung dan langsung bergabung dalam perusahaan sang ayah.

Tak sampai setahun kemudian, ia memperoleh hadiah transfer 58 persen saham Country Garden Holdings Ltd dari sang ayah. Transfer saham itu berlangsung ketika perusahaan properti ayahnya tersebut melakukan penawaran saham perdana (IPO) di bursa saham Hong Kong. Akibat "kejutan" itu, dalam semalam saja, Huiyan jadi wanita terkaya di China.

Pada waktu itu, Huiyan menjabat sebagai direktur eksekutif yang bertugas mengurusi bisnis logistik dan pengembangan perusahaan. Kemudian, Huiyan berhasil mengembangkan perusahaan warisan ayahnya itu menjadi perusahaan properti paling berpengaruh di China.

Country Garden sendiri adalah perusahaan properti yang berkantor pusat di provinsi Guangdong. Perusahan ini fokus pada pembangunan vila, ruko, dan apartemen-apartemen berukuran besar. Ayah Huiyan, Yang Guoqiang, lahir dari keluarga petani miskin di provinsi Guangdong, China bagian Selatan. la membangun kerajaan propertinya dari nol bersama beberapa rekan bisnisnya. (Diade Riva Nugrahani)

Terus Memburuk, Angka Pengangguran di AS


WASHINGTON, SABTU — Tingkat pengangguran di AS meningkat menjadi 7,2 persen pada Desember 2008 atau mencapai angka tertinggi dalam 16 tahun saat berlangsung pemutusan hubungan kerja terhadap 524.000 pekerja. Bursa tenaga kerja diperkirakan akan tetap lemah dengan tetap berlanjutnya PHK massal.

Laporan yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS ini menekankan telah memburuknya dampak resesi terhadap pekerja dan perusahaan. Laporan ini juga menandakan tugas berat yang akan dipikul oleh Presiden terpilih Obama dalam memulihkan kondisi ekonomi di AS.

Selama tahun 2008, total 2,6 juta pekerja di AS telah mengalami PHK. Ini merupakan angka tertinggi sejak 1945 saat hampir 2,8 juta warga kehilangan pekerjaan.

Tingkat pengangguran rata-rata di AS telah mencapai 5,8 persen tahun lalu. Angka ini menunjukkan kenaikan tajam dari 4,6 persen pada 2007 dan merupakan tertinggi sejak 2003.

Meskipun kalangan ekonom telah memperkirakan sebelumnya akan terjadi lebih banyak PHK pada penghujung tahun lalu, jumlah mereka yang mengalami PHK pada Oktober dan November lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Jumlah mereka yang mengalami PHK mencapai 584.000 orang pada November dan 423.000 orang pada Oktober.

Kemampuan Berwirausaha Perlu Diciptakan

JAKARTA, SABTU — Kemampuan berwirausaha harus dibangun secara sadar dari usia dini. Dengan demikian, generasi muda juga mulai menjadikan wirausaha sebagai salah satu pilihan karier yang ternyata penting untuk mendukung kesejahteraan bangsa di masa depan.



"Suatu bangsa yang demokratis hanya bisa sejahtera kalau terdapat cukup banyak warganya yang mampu berwiraswasta. Karena itu, kemampuan berwiraswasta ini harus mulai dibangun secara sadar lewat pendidikan atau cara-cara lain yang menarik sejak dari usia dini," kata Sarwono Kusumaatmadja, anggota Dewan Nasional Prestasi Junior Indonesia (PJI) dalam acara pembukaan Kompetisi Simulasi Bisnis 2009 tingkat SMA/SMK dan perguruan tinggi yang dilaksanakan PJI dan Binus University International di Jakarta, Sabtu (10/1).



Pengenalan dunia bisnis dan kewirausahaan oleh PJI bagi anak-anak sekolah dan mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia antara lain dilakukan lewat simulasi bisnis dengan memanfaatkan software JA Titan. Dalam program tersebut, para siswa bertindak sebagai tim eksekutif dalam sebuah perusahaan atau manufaktur.



Pada setiap seperempat operasional, para siswa harus mengambil keputusan dalam enam aspek yakni penentuan harga, jumlah produksi, biaya marketing, biaya research and development, serta investasi. Simulasi seperti ini mengajarkan keterampilan dasar untuk menjalankan manajemen bisnis yang kompetitif.

"Mereka diasah untuk mampu menemukan, mengelola modal, dan memasarkan produk yang dapat diterima masyarakat dan pasar. Kemampuan dasar seperti ini akan membekali siswa untuk terjun dalam bisnis dan wirausaha," ujar Robert Gardiner, Direktur Operasional PJI.



Kompetisi simulasi bisnis (SimBiz) 2009 ini diikuti 150 siswa SMA/SMK dan 100 mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia memperebutkan total hadiah Rp 17 juta. Program ini didukung antara lain Accenture dan PT Freeport Indonesia.



Pada tahun ajaran 2007-2008 tercatat 13.000 siswa dan mahasiswa yang diberikan keterampilan berbisnis dan berwirausaha oleh PJI. Pendidikan kewirausahaan yang langsung memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa itu bisa berjalan dengan dukungan perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia. Program kewirausahaan ini mulai terus dikembangkan karena dibutuhkan generasi muda untuk dapat berhasil dalam dunia bisnis saat memasuki dunia kerja nanti.

Ester Lince Napitupulu

Permintaan Pesawat Turun, Boeing PHK 4.500 Karyawan


PITTSBURGH, SABTU — Boeing Co, produsen pesawat terbesar kedua di dunia berencana memangkas jumlah karyawannya hingga 3 persen. Pemutusan hubungan kerja ini dilakukan pada saat lesunya ekonomi dunia berdampak terhadap penurunan permintaan produksi pesawat dari Boeing.

Perusahaan yang berbasis di Chicago ini mengumumkan akan memberlakukan PHK terhadap 4.500 karyawan di bidang bisnis pesawat penumpang yang memiliki pabrik di kawasan Seattle. PHK tersebut tidak akan berdampak secara langsung terhadap pekerja di bidang produksi Boeing.

Pengumuman PHK ini disampaikan sehari setelah Boeing melaporkan penurunan sebesar 15 persen penjualan pesawat pada 2008 saat perusahaan ini menghadapi aksi mogok selama 8 pekan dari serikat pekerja serta penyusutan pemesanan pesawat. Turunnya penjualan pesawat memastikan posisi rival Boeing di Eropa, Airbus, sebagai produsen pesawat nomor satu di dunia.

Pemesanan pesawat Boeing telah merosot hingga lebih dari separuhnya tahun lalu menyusul kenaikan penjualan selama 3 tahun berturut-turut. Hingga 31 Desember 2008, Boeing mempekerjakan 162.191 karyawan.

Sebagian besar karyawan yang akan terkena PHK antara April hingga Juni tahun ini berada di Washington. Boeing akan menyampaikan pemberitahuan kepada para karyawan yang terkena PHK dalam waktu 60 hari sebelumnya mulai Februari.

Jumat, 09 Januari 2009

Jadi Korban Krisis, Milyuner Jerman Bunuh Diri

Blaubeuren - Krisis finansial telah membuat banyak orang frustasi. Termasuk milyuner Jerman, Adolf Merckle yang memilih bunuh diri setelah kerajaan bisnisnya runtuh diterpa badai krisis.

Orang terkaya ke-94 di dunia versi Majalah Forbes itu tewas setelah ditabrak kereta. Petugas mengatakan, Merckle, 74 tahun, meninggalkan kantornya pada Senin (5/1/2009) dan meninggal setelah ditabrak kereta di dekat kota Balubeuren, Jerman. Ia meninggalkan secarik kertas 'bunuh diri' untuk keluarganya. Tidak ada tanda-tanda pihak lain terlibat dalam bunuh diri ini.

Hingga Selasa kemarin, ceceran darah Merckle masih ada di hamparan salju di sekitar rel kereta. Polisi telah mengamankan tempat kejadian perkara di wilayah tersebut.

"Situasi yang sangat menyedihkan dari perusahaannya akibat krisis finansial, ketidakpastian dalam beberapa pekan terakhir dan ketidakmampuannya untuk bereaksi telah mematahkan kesabaran dan dia memilih mengakhiri hidupnya," demikian pernyataan dari keluarga Merckle seperti dikutip dari Reuters, Rabu (7/1/2009).

Merckle, kelahiran Dresden, Jerman tahun 1934, pada usia 30 tahunan mewarisi perusahaan farmasi dari ayahnya yang ketika itu hanya memiliki 80 karyawan. Secara perlahan Merckle berhasil membangun kerajaan bisnisnya hingga memiliki sekitar 100.000 karyawan dengan penjualan tahunan mencapai 30 miliar euro.

Pada tahun 2008, Merckle berada di peringkat ke-94 dalam daftar orang paling kaya di dunia versi majalah Forbes. Sementara untuk Jerman, Merckle berada di peringkat ke-5 dengan kekayaan sekitar US$ 9 miliar. Kerajaan bisnis Merckle sangat luas mulai dari semen hingga industri farmasi.

Merckle menguasai VEM Holding yang mengontrol perusahaan farmasi Ratiopharm, HeidelbergCement dan salah satu produsen obat terbesar Eropa, Phoenix.

Namun ia mengalami kerugian besar saat 'bertaruh' di saham VW, yang mengalami gejolak besar bersamaan dengan industri otomotif lain selama tahun 2008. Sebuah sumber mengatakan bahwa keluarga Merckle mengalami kerugian hingga ratusan juta euro untuk investasinya, dengan kerugian investasi khusus di VW mencapai 400 juta euro.

Pihak Merckle juga terus berupaya melakukan negosiasi dengan bank untuk merestrukturisasi utang-utangnya. Sumber dari kalangan perbankan mengatakan bahwa kematian Merckle diharapkan tidak mempengaruhi kesepakatan utang dengan keluarganya.

"Beberapa investor takut bahwa tidak akan ada orang yang memimpin negosiasi selama situasi yang sensitif di perusahaan," ujar seorang pialang di Frankfurt.

Kasus bunuh diri Merckle ini sekaligus melengkapi kisah-kisah tragis selama masa krisis finansial. Pada bulan lalu, investor Perancis Thierry Magon de la Villehuchet juga melkukan bunuh diri setelah perusahaannya, Acces International juga mengalami kerugian hingga US$ 1,4 miliar akibat terkena tipu-tipu investasi Bernard Madoff.

Industri Sepeda Motor Harus Memiliki Identitas Bangsa

"Agar industri sepeda motor dapat bertahan, kita harus bisa keluar dengan identitas dan ciri khas tersendiri. Jangan mencontoh sepeda motor yang sudah ada."

Demikian jawaban Presiden Direktur PT Kanzen Motor Indonesia Ari Soeroso kepada Kompas.com, Sabtu (6/12) lalu ketika ditanya bagaimana industri sepeda motor lokal saat ini dapat bertahan.

Menurutnya, industri sepeda motor lokal saat ini sedang berjuang keras agar produknya bisa diterima oleh masyarakat Indonesia di tengah-tengah kepungan sepeda motor merek China dan Jepang. Yang terakhir merupakan produsen yang telah mendominasi pasar sepeda motor Indonesia selama 30 tahun terakhir.

Ari mengungkapkan, saat ini produsen sepeda motor lokal pun kerap mendapat kesulitan dalam menikmati kucuran kredit dari dunia perbankan di Indonesia. Kanzen Motor Indonesia, yang lebih menyasar kalangan pekerja di industri pertambangan dan perkebunan di Sumatra dan Kalimantan, optimis dapat mencapai target penjualan tahun ini, yaitu sebanyak 32.000 unit.

Hingga bulan November lalu, 30.000 unit motor terjual, di mana 90 persen di antaranya leasing.Mengapa Kanzen, yang 30 persen komponennya diimpor, membidik kalangan pekerja pertambangan dan perkebunan? "Karena pertumbuhan ekonomi lokal di sektor industri pertambangan dan perkebunan tinggi. Masyarakat di Sumatra dan Kalimantan memiliki daya beli yang lebih tinggi ketimbang di Jawa," ujar Ari.

Namun Ari mengakui, saat ini sektor pertambangan dan perkebunan kurang bergairah akibat badai krisis global yang diperkirakan akan terus berlangsung hingga tahun depan. Harga komoditas crude palm oil (CPO), yang menjadi salah satu primadona Indonesia, melunglai di pasar internasional.

Krisis global pun membuat perbankan Indonesia mengambil langkah seribu. Salah satunya adalah dengan menaikkan tingkat suku bunga pinjaman agar laju pertumbuhan kredit bisa ditekan.Hal-hal inilah yang membuat pasar sepeda motor saat ini sedang bermuram durja. "Ya, kita juga tidak bisa mendorong mereka untuk membeli sepeda motor saat ini. Biarkan mereka adjust terlebih dulu," ujar Ari.

Guna menyelamatkan industri sepeda motor, kata Ari, sektor riil harus disehatkan kembali, likuiditas dilonggarkan, serta tidak ada penambahan angka karyawan yang dirumahkan sehingga kebutuhan sekunder mereka tidak terganggu.Ari memperkirakan, kelesuan industri sepeda motor terus berlangsung hingga Kuartal II tahun 2009. Setelah periode tersebut, diharapkan harga CPO sudah lebih baik.

Ciputra, Semangat dan Fokus

Ciputra (77) bukanlah tonggak bisnis nasional. Akan tetapi publik suka mempercakapkan dia dengan respek. la membangun Ancol dan Dunia Fantasi dari rawa dan mimpi. la memelopori pembangunan pelbagai megaproyek properti yang berkualitas.

Proyeknya tidak hanya tegak di Jakarta, Manado, Surabaya, Medan dan kota-kota lainnya, tetapi juga di Vietnam, Kamboja, India, Singapura, China, Amerika Serikat, Polandia dan Nigeria. la pernah mengetuai organisasi realestat Indonesia, dan kemudian dunia.

Tatkala berusia 75 tahun, para pemerhati bisnis nasional menduga ia dan istri akan mengambil rehat: berkeliling ke tempat-tempat elok di pelbagai belahan dunia, istirahat di resor, rutin hermain golf atau sepenuhnya terjun ke aktivitas sosial. Akan tetapi ternyata ia enggan mengaso. Ciputra memilih tetap di panggung, tetapi bukan panggung bisnis, melainkan pendidikan. la memopulerkan entrepreneurship ke seluruh penjuru Tanah Air.

la menyatakan negeri ini setidaknya membutuhkan 4,4 juta jiwa entrepreneur (dua persen dari penduduk Indonesia). Kalau ini terpenuhi, Indonesia akan sangat maju. Kini jumlah entrepreneur Indonesia hanya 0,18 persen dari total jumlah penduduk.

Untuk membuat gagasan-gagasan tentang entrepreneurship itu menetas, Ciputra datang ke pelbagai perguruan tinggi, sekolah menengah, kejuruan, lembaga-lembaga swasta dan pemerintah. Ia bertemu dengan para menteri untuk menjelaskan keprihatinannya ihwal pendidikan nasional, dan minimnya jiwa entrepreneurship. la membentuk tim inti entrepreneurship yang tangguh, yang ditangani dua Aria enerjik: Antonius Tanan dan Agung Waluyo. Dua pria lulusan Inggris dan Amerika Serikat ini yang pontang panting menerjemahkan gagasan-gagasan besar Ciputra dilapangan.

Hal lain,untuk anggaran pendidikan, Ciputra bersedia merogoh saku pribadi agar gagasan entrepreneurship dipahami dan dipelajari oleh masyarakat. Tidak heran kalau Ciputra meraih penghargaan Ernst and Young Entrepreneur of the Year (EOY) 2007 dan Anugerah Perekayasan Utama Kehormatan Tahun 2008 dari BPPT.

Secara sederhana, pikiran tentang entrepreneurship itu adalah mengubah "kotoran dan rongsokan" menjadi emas. Sesuatu yang awalnya tidak bernilai, menjadi sangat bernilai. Sebagai contoh, Citra Raya Surabaya, dulu siapa yang mengira kawasan kering dan hanya dihuni slang-slang itu akan sangat bernilai? Kini Citra Raya Surabaya menjadi perumahan elite dan terbesar di Surabaya. Di, Hanoi, Vietnam, pemerintah setempat sangat terkejut ketika kawasan telantar bisa menjadi komplek hunian dan bisnis elite. Di Kamboja, bahkan Perdana Menteri Hun Sen yang menyambut dan mendengar sendiri penjelasan tim Grup Ciputra yang diketuai Budiarsa Sastrawinata.

"Kalau Anda punya kemauan kuat, juga inovasi dan kreativitas, Anda sudah punya modal kuat meraih kesuksesan," ujar Ciputra di Jakarta, hari Selasa (18/11). "Anda tinggal mengasah ketajaman inspirasi, dan selalu turun ke lapangan."

Pria kelahiran 24 Agustus 1931 ini menuturkan bahwa sejak tujuh tahun lalu, ia tidak lagi aktif di manajemen. la lebih banyak berperan sebagai motivator dan inspirator tim. "Saya bukan direksi lagi, sehingga tidak lagi mencari-cari lahan. Tidak lagi berunding, deal dengan kontraktor atau tanda tangan cek. Saya hanya memberi inspirasi pada jiwa dan pikiran mereka. Keputusan akhir di tangan mereka, para eksekutif tersebut," ujarnya.

Lalu inspirasi itu apa? Yakni memberi spirit pada jiwa entrepreneurship mereka. Kepada mereka selalu ditekankan tiga hal, yakni pertama, menciptakan peluang, bukan mencari pekerjaan. Kedua, mereka harus mampu melakukan inovasi konkret. Ketiga, berani mengambil risiko.

Ciputra mencontohkan, ketika Ali Sadikin menjadi gubernur DKI, ia datang dan mengajak Bang Ali berbicara dari hati ke hati. la menyatakan, amanat Bung Karno agar Ancol menjadi pusat rekreasi publik segera direalisasikan. Bang Ali tertarik, dan berangkat dari ketertarikan ini Ciputra menuturkan bahwa ia ingin mengubah Ancol menjadi semacam Disneyland. Untuk biaya, Ciputra yang cari. Ciputra pula yang menjamin. Kalau laba, DKI Jakarta akan memperoleh 80 persen dan, Ciputra sebagai pemrakarsa dan pelaksana, meraih 20 persen.

Kalau rugi Ciputra yang akan menanggung. Pokoknya DKI dalam posisi diuntungkan. Bang Ali tentu saja setuju dan bahkan memberikan support. Maka, jadilah Ancol seperti yang dilihat publik sekarang. "Itu bisa terjadi karena saya memiliki inovasi dan berani mengambil risiko. Tim di belakang saya juga sangat kuat," ujar Ciputra.

Ihwal spiritnya yang terkesan tidak pernah lekang, Ciputra menyatakan, semuanya atas rahmat Allah. Ia merasa ada energi misterius dalam tubuhnya yang tidak dapat ia hentikan. Mengutip Kahlil Gibran, Ciputra menyatakan, selalu ada tenaga dahsyat dalam diri manusia, yang tidak semua manusia menyadarinya.

Dalam konteks dia, pelopor realestat modern Indonesia ini menyatakan energi kuat dalam tubuh untuk berbuat lebih banyak untuk publik, itu yang disebut sebagai panggilan.